Wamenlu Dr.A.M. Fachir Tegaskan Pentingnya ASEAN Atasi Tantangan Kejahatan di Laut

Nasional
14
0
sample-ad

Indonesiaoke.com, Jakarta –  “Sebagai kawasan maritim dengan garis pantai sepanjang 173.000 kilometer, kawasan ASEAN harus responsif dan siap menghadapi berbagai tantangan kejahatan di laut,” demikian disampaikan Wakil Menlu RI, A.M. Fachir ketika membuka pertemuan 7th ASEAN Maritime Forum (7th AMF) di Jakarta, Rabu (6/12/2017).

Lebih lanjut Wakil Menlu menyatakan bahwa tantangan kelautan saat ini sangat luas, mencakup hal-hal yang bersifat fundamental dan sudah dipahami bersama, seperti perlindungan lingkungan maritim atas kerusakan, dan efek perubahan iklim maupun tantangan kejahatan seperti illegal fishing, overfishing (crimes in fisheries), forced labour di kapal-kapal penangkap ikan dan perdagangan manusia.

Selain Pertemuan AMF yang dihadiri oleh para pejabat tinggi dari seluruh negara anggota ASEAN, Indonesia juga akan memimpin Pertemuan 5th Expanded ASEAN Maritime Forum (5th EAMF) di tempat yang sama pada tanggal 7 Desember 2017.

Negara-negara ASEAN dalam pertemuan AMF akan membahas mengenai penguatan berbagai kerja sama maritim di ASEAN serta sinergi dari seluruh badan sektoral ASEAN yang terkait dengan isu-isu maritim.

Diharapkan dengan penguatan dan sinergi kerja sama maritim yang baik, ASEAN akan dapat memetik keuntungan dari salah satu alur pelayaran tersibuk yang menghubungkan berbagai pusat perdagangan dunia, baik untuk kesejahteraan, kepentingan ekonomi, pelayaran serta keamanan Masyarakat ASEAN. (nwi)

sample-ad

Article Tags

Facebook Comments