Rakor dan Sinkronisasi Program Pemberdayaan Perempuan

Nasional
17
0
sample-ad

Indonesiaoke.com, Jakarta – Deputi Bidang Koordinasi Perlindungan Perempuan dan Anak, Sujatmiko, didampingi Asisten Deputi Pemberdayaan Perempuan, Wagiran, pagi ini membuka dan memimpin rapat koordinasi pelaksanaan pemberdayaan perempuan 2017 dan sinkronisasi program 2018. Rakor ini bertempat di ruang rapat utama lt.7, Gd. Kemenko PMK, Jakarta.

Dalam pembukaannya, Sujatmiko menjelaskan tujuan diadakannya rakor ini untuk mengidentifikasi best practices pemberdayaan perempuan yang dilaksanakan oleh stake holders baik Kementerian/Lembaga, Swasta maupun Masyarakat tahun 2017 dan menyinkronisasikan program-program dan kegiatan-kegiatan pemberdayaan perempuan di tahun 2018.

Menurut Sujatmiko, saat ini kualitas SDM Indonesia yang tidak merata akibat kesenjangan pembangunan ekonomi antar wilayah, tingkat pendidikan dan keterampilan perempuan masih rendah, perempuan masih banyak yang mendapat perlakuan tidak adil seperti kekerasan, perempuan yang bekerja mendapat upah yang rendah, lapangan pekerjaan masih didominasi oleh sektor pertanian dalam arti luas, perempuan yang bekerja diluar negeri mengalami masalah karena beberapa hal ekonomi, tidak kompeten, kurang wawasan dan kuatnya peran calo, merupakan permasalahan yang dialami perempuan.

“Di tahun ini telah diidentifikasi beberapa K/L yang mengalokasikan anggarannya untuk pemberdayaan perempuan. Perempuan akan dilatih skill nya untuk siap bekerja, dan akan diupayakan juga untuk pemberdayaan laki-laki,” ujar Sujatmiko.

Sujatmiko mengharapkan peran dan kontribusi K/L harus disinkronkan agar program-program yang sudah dijalankan dapat berjalan dengan baik dan juga akan diadakan pertemuan lanjutan untuk membahas masalah ini. Hadir dalam rakor ini perwakilan dari Kemnaker, Kemensos, Kemendes PDTT, Kemen KUKM, BNP2TKI, Koalisi Perempuan Indonesia, IWAPI, Kadin Indonesia, Yayasan Duta Bangsa, Komnas Perempuan, Jaringan Buruh Indonesia, PEKKA, IBCWE dan beberapa perwakilan lainnya. (nwi)

sample-ad

Facebook Comments