Prabowo Subianto Hadiri Peringataan HUT ke-66 Kopassus

Nasional
44
0
sample-ad

Indonesiaoke.com, Jakarta – Mantan Danjen Kopassus Mayjen TNI (Purn) Prabowo Subianto Djoyohadikusumo ikut hadir dalam peringatan hari ulang tahun ke-66 Kopassus, satuan elit TNI Angkatan Darat, pada hari ini.

Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto itu, termasuk salah satu purnawirawan Korps Baret Merah yang diundang, dan turut menghadiri undangan Danjen Kopassus, di Mako Kopassus, Senin (16/4/2018).

“Tinggalkan semua jaket bapak-bapak, kembali gunakan baret merah, kita semua adalah sama”

Selain Prabowo, Wakil Ketua Dewan Kehormatan DPP Partai Golkar Luhut Binsar Panjaitan, serta Ketua Umum DPN Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) A.M. Hendropriyono juga diundang ke markas Kopassus tersebut.

Pada HUT Kopassus ke-66, tema acara adalah “Mewujudkan Prajurit Kopassus yang Profesional dan Dicintai Rakyat”. Tema itu diharapkan dapat terus mengingatkan Kopassus sebagai satuan tempur TNI yang bermula dari rakyat, sehingga wajib dicintai rakyat.

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, peringatan HUT Kopassus 16 April 2018 berlangsung tertutup untuk kalangan eksternal. Pihak Kopassus menginginkan acara tahun ini lebih sederhana sekaligus momen untuk introspeksi dan evaluasi Kopassus secara menyeluruh.

Sebelumnya, dalam acara Silaturahmi Danjen Kopassus Bersama Pemimpin Redaksi Media Massa di Jakarta, Kamis (12/4/2018), Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (Kopassus) Mayjen TNI Eko Margiyono menjelaskan bahwa puncak peringatan HUT tahun ini dikhususkan bagi keluarga besar Kopassus.

Mereka terdiri dari para prajurit aktif maupun pensiunan satuan tersebut. Pensiunannya tamtama dan bintara pun diundang. Di Jakarta saja undangan ada 2.000 orang. Untuk acara di Jakarta, para undangan termasuk para tokoh partai politik nasional yang dulu pernah berkarir di Kopassus.

Eko memastikan tidak ada pembicaraan politik dalam acara reuni karena para undangan tidak mendapatkan jatah memberikan kata sambutan. Kendati seniornya itu memiliki latar belakang politik berbeda, mereka akan disatukan sebagai alumni prajurit komando.

“Jangan karena punya perbedaan, silaturahmi terputus. Dalam forum itu saya ingin mengajak sesepuh-sesepuh, ‘Tinggalkan semua jaket bapak-bapak, kembali gunakan baret merah, kita semua adalah sama’,” ujar Eko, waktu itu. (tim)

Facebook Comments