Jasnita Dukung Pemda Terapkan Pusat Aduan Call Center 112

DigitalJawa Bali
51
0
sample-ad

Indonesiaoke.com, Jakarta – PT Jasnita Telekomunikasi memberikan dukungan teknis pemerintah daerah untuk menerapkan Pusat Aduan Call Center di kota/kabupaten masing-masing.

Kehadiran call center bagi Pemda sangat penting untuk mengetahui aduan dari masyarakat maupun  gambaran yang akurat mengenai suatu informasi dari publik.

“Karenanya kami memberikan bantuan teknis, dan mensupport Pemda untuk merealisaikan keinginan memiliki Pusat Aduan Call Center 112,” kata Direktur Enterprise Welly Kosasih, di Semarang, Rabu (2/5/2018).

Jasnita juga mendukung Pemkot Semarang, yang  hari ini telah meluncurkan layanan aduan yang terintegrasi yaitu call center 112. 

Berdasarkan catatan Welly, Kota Semarang termasuk kota ke-6 yang  telah menerapkan secara manduri nomor 112 sebagai pusat aduan. Program yang diinisiasi oleh pihak Kementerian Kominfo RI sejak 2016 lalu.

Beberapa kota lain yang  sudah memperkenalkan layanan ini secara mandiri adalah Kota Surabaya, diikuti oleh DKI Jakarta, Manado, Pandeglang, Cilegon dan Semarang.

Sementara itu  Direktur Jenderal Penyelenggara Pos dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo), Ahmad M Ramli menyampaikan pentingnya keberadaan Call Center 112.

“Nomor 112 adalah chanel darurat yang bisa dipakai siapapun yang mengalami kedaruratan,” kata Ramli.

Bahkan, Nomor 112 ini juga terkoneksi dengan seluruh layanan dinas, di antaranya kesehatan, kebakaran dan lainnya. Bahkan, nomor tersebut juga terkoneksi ke kepolisian jika ada aduan tindak kejahatan.

Penerapan call center 112 ini setelah mendapat persetujuan dari Kemenkominfo. Seluruh masyarakat yang menggunakan layanan tersebut bisa menggunakan seluruh operator seluler dan bebas pulsa.

“Ini berbeda dengan nomor darurat lainnya. Masyarakat tidak dikenai pulsa alias gratis. Sehingga tidak membebani,” paparnya. (vin)

sample-ad

Facebook Comments