Gerakan Menuju 100 Smart City Didukung oleh PT Jasnita

Digital
109
0
sample-ad

Indonesiaoke.com, Jakarta – Dengan layanan Emergency Call 112 dari PT Jasnita Telekomindo, dipercaya mampu membawa masyarakat ke netizen cerdas, dan akhirnya menuju kota cerdas. 

Tak kurang dari 75 wali kota dan bupati menandatangani nota kesepahaman dalam keikutsertaan Gerakan Menuju 100 Smart City tahap kedua, Selasa (8/5/2019).

“Penandatanganan ini sebagai tanda dimulainya rangkaian kegiatan yang bertujuan dalam pemanfaatan teknologi dalam menjawab permasalahan sekaligus mendorong potensi di daerah,” kata Direktur Enterprise PT Jasnita Telekomindo, Welly Kosasih di Jakarta, Rabu (9/5/2018).

Menurut Welly, potensi daerah harus didorong, agar menghasilkan nilai tambah sesuai dengan rencana master plan yang dihasilkan dalam  pembangunan smart city lima hingga sepuluh tahun ke depan, bahkan hingga seterusnya.

Hal ini penting untuk mendapat perhatian, karena berdasarkan data Bappenas,  pada tahun 2045 diperkirakan jumlah penduduk Indonesia akan memenuhi area perkotaan. 

Menurut Welly, program Gerakan Menuju 100 Smart City diinisiasi oleh Kementrian Komunikasi dan Informatika, serta di dukung oleh kementrian terkait seperti Kementrian dalam Negeri, Kementrian Keuangan, Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara, Bappenas, dan Kantor Staf Kepresidenan.

Dihadiri oleh Menkominfo Rudiantara pada acara Gerakan Menuju 100 Smart City, menjelaskan bahwa perlunya mendefinisikan dahulu manfaat apa yang ingin diberikan kepada masyarakat, baru kemudian mencari teknologi yang relevan. 

Pemilihan kabupaten/kota untuk mengikuti kegiatan dilakukan melalui seleksi dari berbagai parameter, seperti kondisi keuangan daerah, peringkat dan status kinerja penyelenggara pemerintah derah berdasarkan data Kementrian Dalam Negeri, indeks Kota Hijau yang diterbitkan Kementrian PUPR.

Pada awalnya terpilih 120 kandidat untuk mengikuti proses assessment di Jakarta. Kesiapan ini diukur melalui visa kepala daerah serta kelengkapan infrastruktur, regulari dan SDM yang akan memacu pada konsep pemerataan dan keberhasilan Gerakan Menuju 100 Smart City.

Welly menjelaskan, layanan emergency call 112, kabupaten atau kota diberikan gratis selama satu tahun, agar dapat benar-benar mengenal dan merasakan pentingnya layanan darurat yang aktif 24 jam setiap selama seminggu.

“Hal ini juga akan meningkatkan kepercayaan dan kesigapan baik dari masyarakat maupun instansi publik,” kata Welly.

Dengan Gerakan Menuju 100 Smart City, diharapkan kabupaten/kota yang ikut serta dapat benar-benar aktif mengimplementasikan program ini di daerahnya masing-masing. (rin)

sample-ad

Facebook Comments